Bandung - Pelaku aksi ‘nyelonong’ di depan Wakil Presiden (Wapres) Boediono saat Perayaan Sumpah Pemuda di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (28/10/2011), Ikbal Sabarudin (24), dilepaskan dari sel tahanan Polrestabes Bandung, Sabtu kemarin.
Karena aksi nekatnya ‘nyelonong’ di depan Wapres Boediono sambil membentangkan poster, Ikbal sempat diinapkan di tahanan Polrestabes untuk dimintai keterangan. Ketua Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA Persis) Jabar ini kembali menghirup udara bebas pada Sabtu (29/10/2011) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Saya bebas bersyarat dan harus tetap melapor ke kepolisian setiap Senin dan Kamis,” ujar Ikbal saat ditemui wartawan di daerah Bandung Timur Kota Bandung, Sabtu (29/10/2011).
Saat ditemui wartawan, Ikbal didampingi rekannya mantan Sekretaris Umum Pengurus Pusat HIMA Persis (PP) Tatan Ahmad Santana. Meski tanda-tanda akibat pemukulan masih terlihat, namun kondisi Ikbal terlihat cukup sehat. Mata sebelah kanan Ikbal terlihat masih lebam. Sementara di bagian atas kepala sebelah kiri terlihat diperban warna putih untuk menutupi luka yang dideritanya.
“Ini risiko yang saya ambil dan saya sudah memperkirakan hal ini. Kalau untuk tuntutan hukum, saya secara pribadi tidak akan ambil langkah hukum. Tapi kalau lembaga (HIMA Persis) melakukan langkah hukum, saya menganggap itu sebagai pembelaan lembaga,” tegasnya

0 komentar:
Posting Komentar