.

CEO SIC Sesalkan Simoncelli Jatuh Dari Tandu

Senin, Oktober 31, 2011

Pembalap Marco Simoncelli sudah tidak lagi bisa melaju di lintasan balap MotoGP. Pria asal Italia ini tewas setelah mengalami kecelakaan di Sepang International Circuit (SIC), Malaysia, Minggu, 23 Oktober 2011.
Namun, bukan cuma proses terjadinya kecelakaan itu saja yang mengejutkan banyak pihak. Tapi juga rekaman teledornya petugas paramedis di SIC yang tanpa sengaja menjatuhkan tubuh Simoncelli. Rekaman ini diambil oleh penonton yang berada di tribun lintasan hingga akhirnya beredar di Youtube.
Atas kecerobohan ini, Chief Executive Officer (CEO) SIC Razlan Razali mengaku menyesal. Tapi ia berharap agar insiden tersebut tidak membuat SIC dicoret dari kalender penyelenggaraan MotoGP.
"Saya tidak menyangkal, tim medis menjatuhkan tandu. Mereka adalah petugas terlatih dari angkatan bersenjata dan sangat disayangkan hal tersebut terjadi," kata Razlan dikutip dari The Star, Senin, 31 oktober 2011.
"Kami menyesali insiden ini. Tapi kadang kita harus berada di posisi mereka untuk mengerti (situasinya). Kejadian seperti ini belum pernah terjadi."
Sebelumnya, ayah Simoncelli, Paolo, sudah 'membela' kecerobohan tim medis SIC. Dikatakannya saat ia tiba di lokasi Simoncelli terkapar, putranya itu sudah tak bernyawa. Paolo sudah mencoba menyadarakannya, namun tak ada reaksi apa pun.
Kondisi Simoncelli itu terjadi setelah jatuh dan tubuhnya terhimpit motor Valentino Rossi dan Colin Edwards. Pembalap berjuluk Super Sic itu dinyatakan tewas setelah mengalami trauma sangat serius di kepala, leher, dan dada. Sedangkan Rossi tidak mengalami cedera apa pun, dan Edwards hanya mengalami dislokasi bahu.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation