Penelitian yang diprakarsai oleh perusahaan sepatu MBT, melibatkan 1000 wanita. Dalam hasil penelitian, peneliti menjelaskan bahwa penggunaan sepatu dengan hak tinggi rawan kecelakaan. Sebanyak 40 persen wanita kerap kali terjatuh karena high heels.
Seperti yang dikutip dari Telegraph, sepatu dengan hak tinggi hingga 3 inci atau sekitar 7 cm dapat meningkatkan tekanan pada telapak kaki. Sedangkan hak sepatu lebih dari 7 cm dapat memberikan tekanan pada area yang sama hingga tujuh kali lipat.
American Academy of Orthopaedic Surgeons mengungkapkan bahwa pemakaian sepatu hak tinggi juga bisa meningkatkan risiko radang sendi, memperpendek otot betis dan juga bunion --pembengkakan pada pangkal jempol kaki.
Selain itu, sepatu hak tinggi juga menyebabkan nyeri punggung bawah karena sulitnya menahan punggung tetap sejajar saat tidak berjalan, karena semua tumpuan terletak pada telapak kaki bagian depan.
Biasanya para wanita membeli sepatu dengan ukuran yang lebih kecil. Hal ini justru bisa meningkatkan efek buruk high heels pada kaki Anda. Oleh karena itu, belilah sepatu dengan ukuran yang tepat dan harus memiliki jarak 1 cm antara jempol kaki dengan ujung sepatu.
Para peneliti juga menyarankan agar tidak menjadikan high heels sebagai sepatu sehari-hari. Batasi waktu pemakaian -- tidak lebih dari lima jam. Jika Anda ingin berjalan jauh, sebaiknya kenakan sepatu flat.

0 komentar:
Posting Komentar