"Ini karena adanya penyempitan. Marinir membuat pondasi, jadi sungai dipersempit," kata Pupung, warga Pondok Labu saat berbincang, Senin (31/10/2011).
Kebetulan perumahan warga bertetangga dengan Kompleks Marinir. "Penyempitan ini sudah kita bawa audiensi ke DPRD dan Gubernur, tapi belum ada tindak lanjut," imbuh Pupung.
Sedikit bercerita, sebenarnya kawasan ini sudah menjadi langganan banjir. Tapi kali ini sedikit menghebat, bahkan pada lebaran lalu tidak ada hujan perumahan warga mendapatkan banjir kiriman.
"Tidak ada dialog dengan warga, areal sungai dipersempit. Jadi air dari Bogor mengalir ke kita semua," imbuh Pupung.
Kejadian ini bermula sejak 9 bulan lalu. Marinir mempersempit Kali Krukut dan meninggikan lahan mereka. Disebut-sebut, Marinir ingin memperluas lahan tembak. Tanah warga pun saat itu sempat ditawar untuk dibeli.
"9 Bulan lalu pernah ditawar Rp 1 juta per meter kemudian Rp 500 ribu permeter, tapi warga tidak mau," jelasnya.
Kini warga berharap, sungai yang dipersempit bisa diluaskan kembali, sehingga banjir tidak kembali melanda. "Dahulu banjir hanya lewat, berbeda dengan sekarang," tuturnya.

0 komentar:
Posting Komentar