.

Awas! Perhatikan Kebersihan Tempat Pemotongan Hewan Kurban Anda

Minggu, November 06, 2011

Bagi Anda yang hendak memotong hewan kurban, sebaiknya memperhatikan syarat-syarat kebersihan berikut ini. Jangan sampai daging kurban yang dibagikan pada kaum dhuafa mengandung bakteri atau penyakit.

Dokter hewan dari Suku Dinas Peternakan Jakarta Pusat Eko Hendri memberikan beberapa syarat tempat pemotongan hewan kurban yang sehat. Beberapa di antaranya berhubungan dengan pengelolaan darah hewan.

Pertama, Eko menyarankan agar darah hewan kurban ditampung di tempat penampungan khusus. Jangan sampai darah dibuang di selokan atau di tempat yang terbuka.

"Sebaiknya dibuat lubang khusus atau semacam septic tank. Digali beberapa meter, nanti ditutup lagi lubangnya," jelas Eko
Menurut Eko, darah bisa jadi sumber penyakit di kemudian hari bila tidak ditangani dengan benar. Sementara orang yang paling rentan terkena penyakit dari darah yang tercecer adalah anak-anak.

"Saya menyarankan, sebaiknya sekolah TK dan SD, tidak motong kurban karena sisa-sisa bekas pemotongan ini nggak akan bersih, dikhawatirkan akan mencemari anak didik," paparnya.

Kedua, Eko berharap agar semua orang yang terlibat dalam proses penanganan daging, menjaga kebersihan. Semua orang wajib berkuku pendek dan sering mencuci tangan.

"Khususnya cuci tangan dengan air yang sudah diberikan antiseptic," tambahnya.

Ketiga, Eko mengimbau supaya lokasi pemotongan daging dan penanganan jeroan hijau hewan atau kotoran dijauhkan. Hal ini untuk menghindari penularan bakteri dari jeroan hijau.

"Jadi kotoran hijau dari usus dan lambung tidak tercampur dengan daging," ungkapnya.

Jadi, mari kita berkurban di tempat yang bersih dan sehat.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation