.

Demi Kurangi Orang Miskin, RI Ngutang Rp 3,4 Triliun Ke Bank Dunia

Rabu, November 23, 2011

Jakarta (jurnaldunia.com) - Pemerintah kembali berutang senilai US$ 400 juta atau Rp 3,4 triliun ke Bank Dunia. Utang ini ditarik untuk dana pengelolaan anggaran publik serta mengurangi angka kemiskinan.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Stefan Koeberle mengatakan, utang untuk Indonesia ini merupakan pinajaman kebijakan pembangunan kedelapan Bank Dunia (eight development policy loan).

"Pencapaian Indonesia dalam menciptakan stabilitas makro ekonomi dan politik selama sepuluh tahun terakhir sungguh luar biasa. Pencapaian Indonesia dalam memajukan reformasi kelembagaan patut kita dukung terus melalui program pinjaman ini," jelas Stefan dalam siaran pers, Rabu (23/11/2011).

Utang sebesar US$ 400 juta ini baru disetujui oleh dewan direktur eksekutif Bank Dunia pada hari ini. Bank Dunia akan terus mendukung program reformasi pemerintah Indonesia yang selama 7 tahun terakhir telah berhasil meningkatkan investasi asing.

Stefan mengatakan, tujuan dasar pinjaman atau utang ini adalah meningkatkan kapasitas pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi, mengelola anggaran publik, dan mengurangi angka kemiskinan.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, hingga Oktober 2011 jumlah utang pemerintah ke Bank Dunia nilainya mencapai US$ 11,32 miliar.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation