Fauzi Bowo, mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, angkat jempol dan salut kepada petugas Dinas Damkar dan PB DKI yang mewakili Indonesia atas kemampuannya, menyingkirkan tujuh negara peserta lainnya yakni Singapura (Disaster Asisstance Rescue Team), Brunei Darussalam (Brunei Fire Department), Hongkong SAR (Fire Department), Macau (Macau Fire Brigade), Malaysia (Fire Rescue Department and Special Assistance and Civil Defence), Philipina (Bureau of Disaster Prevention and Mitigation) dan Thailand.
"Dengan diraihnnya medali oleh Dinas Damkar PB DKI berarti kemampuan teknik dan fisik petugas kita ternyata tidak kalah hebatnya bahkan lebih jika dibandingkan dengan petugas di negarta-negara atau kota-kota tersebut," jelas pria yang akrab disapa Foke.
Foke melanjutkan di balik keberhasilan itu, dia menuntut Dinas Damkar PB DKI Jakarta untuk bekerja lebih keras lagi ditengah frekuensi kasusnya yang meningkat, terutama dalam program penanggulangan bencana di Jakarta maupun menangani kasus kebakaran yang akhir-akhir ini terjadi.
Diharapkan, Dinas Damkar dan PB DKI perlu melakukan koordinasi dengan semua unsur lembaga pemerintah dan institusi masyarakat dapat bekerja dalam satu teamwork penanggulangan bencana yang solid didukung peralatan, sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur yang bebas dilalui armada pemadam.

0 komentar:
Posting Komentar