.

Gawat,Korban Kecelakaan Ditelantarkan di Depan Toilet RS hingga Tewas

Rabu, November 23, 2011

NGANJUK (jurnaldunia.com) - Keseriusan pemerintah dalam memberi layanan pada rakyat miskin dan terlantar tampaknya masih perlu dipertanyakan.

Di Nganjuk, Jawa Timur, seorang korban Kecelakaan Lalu lintas yang menderita gangguan jiwa ditemukan terlantar dan dikerubuti lalat di depan toilet Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk.

Sejumlah saksi mata menuturkan pasien tersebut sudah ada di depan toilet dan bukan di ruang perawatan sejak beberapa hari lalu hingga akhirnya dia tewas, Rabu (23/11/2011)

Bau busuk yang dikeluarkan dari mayat pria tak dikenal itu akhirnya membuat pihak RSUD langsung memindahkannya ke Kamar Mayat.

Sebelumnya berdasarkan informasi warga dan keluarga pasien RSUD Nganjuk sebenarnya pria itu sudah terbaring sakit atau sekarat di depan toilet sejak beberapa hari lalu. Bahkan ada yang mengatakan telah melihat pria itu satu pekan di depan toilet. Namun ada juga yang melihat pria itu sejak tiga hari lalu.

Padahal, menurut informasi meski mengidap gangguan jiwa, status pria ini adalah pasien korban kecelakaan lalu lintas yang seharusnya terbaring di dalam kamar perawatan bukan di depan toilet.

Keluarga pasien RSUD Nganjuk yang mondar-mandir ke toilet, mengatakann, sebelum tewas, pria itu bergerak dan sering berteriak-teriak.

Sejumlah keluarga pasien yang iba melihat mayat pria malang itu dibiarkan tergeletak seperti sampah sempat berinisiatif menghubungi wartawan. Namun sesaat sebelum wartawan datang mayat pria tak dikenal ini sudah dipindahkan ke kamar mayat.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini petugas di RSUD Nganjuk membantah tudingan telah menelantarkan pasiennya.

Menurut Slamet, seorang petugas di RSUD Nganjuk pasien yang tak memiliki identitas dan mengidap gangguan jiwa tersebut adalah kiriman dari Polres Nganjuk sebagai korban kecelakaan lalu lintas.

Slamet mengaku tidak tahu menahu perihal lakalantas yang dialami pria tersebut.

Karena tak bisa berjalan dan baunya sangat busuk, beberapa hari lalu petugas rumah sakit berinisiatif membawa pria tersebut ke kamar mandi untuk dimandikan bukan ditelantarkan. Namun saat akan di kembalikan ke ruangannya pria penderita gangguan jiwa tersebut menolak dan meronta sehingga petugas terpaksa meninggalkannya di sana. Hingga saat ini identitas pria malang tersebut masih belum diketahui.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation