Duta Komodo Jusuf Kalla (JK) patut mendapat penghargaan terkait perannya yang membuat dukungan masyarakat terhadap komodo untuk menangi tujuh keajiaban baru dunia (New 7 Wonders), terus mengalir.
"Setelah ajang vote komodo berakhir, kita rencanakan undang pak Jusuf Kalla ke Kupang. Kita beri penghargaan karena gebrakannya yang sangat besar terhadap komodo," tutur Kepala Seksi Sarana Promosi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTT Bona Rumat di Kupang, Minggu (6/11).
Menurut Bona, 10 hari pertama sejak JK menjadi duta komodo, dukungan kepada komodo bertambah menjadi 20 juta. Jumlah itu terus meningkat setiap harinya. Peran penting yang dilakukan JK yakni minta operator dan content provider (CP) menurunkan tarif SMS dukungan kepada komodo dari sebelumnya Rp1.000 per SMS menjadi Rp1 per SMS. Sejak itu SMS dukungan kepada komodo membengkak.
Tarif Rp1 SMS komodo tersebut mulai berlaku 16 Oktober pasca pertemuan JK bersama operator, dan Mobilink Komunika Media, CP pemilik nomor 9818, yang merupakan nomor tujuan SMS dukungan kepada komodo. Menurut Bona pemerintah dan masyarakat NTT tetap menghargai segala upaya JK yang membuat komodo makin terkenal.
Sedangkan dukungan terhadap komodo lewat SMS di berbagai kota di NTT terus berlangsung. Di Manggarai Barat, daerah asal Komodo, vote komodo dipimpin Bupati Agustinus Dulla berhasil menjaring ribuan dukungan. Adapun di Kupang, vote komodo pada Sabtu (5/11) yang digelar Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) mendulang sekitar 100 ribu SMS dukungan.
Ketua PSMTI Nusa Tenggara Timur Niti Susanto minta warga tidak terpengaruh dengan berbagai isu yang berusaha menganggu konsentrasi warga terkait vote komodo. Menurut Niti, saat ini mulai muncul usaha-usaha pihak tertentu yang dicurigai menjegal komodo terpilih menjadi tujuh keajaiban dunia.
"Vote komodo itu memupuk rasa cinta Tanah Air, memperkokoh jati diri bangsa, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.

0 komentar:
Posting Komentar