“Balas dendam itu tidak diperbolehkan, kita main profesional saja,” kata Okto Maniani, 20 November 2011. Ia mengatakan, pasukan Garuda Muda siap menghadapi Malaysia, walaupun pada pertemuan keduanya di babak penyisihan grup, tim asuhan Rahmad Darmawan itu digasak 0-1.
“Kami mau buktikan kalau kita tidak bisa dengan mudah dikalahkan, kita tetap bersyukur atas kekalahan kemarin,” ujarnya. Final SEA Games tahun ini dipastikan bakal memanas. Malaysia yang selama ini dianggap musuh bebuyutan karena pernah membekuk pasukan Merah Putih di partai final AFF 2010 lalu.
Di pertandingan kala itu, pemain terbaik Indonesia 2010/2011, Boaz Salossa, absen merumput. “Kita berharap besok menang, saya selalu optimis meraih hasil yang bagus,” kata Okto.
Menurut dia, sepak bola tak bisa digabungkan dengan politik. “Ya, tidak bisa, balas dendam itu seperti politik saja, sepak bola bukan politik,” ucapnya.
Patrich Wanggai dan kawan-kawan memastikan diri lolos ke partai final setelah sukses mengkandaskan Vietnam 2-0 di babak semifinal, Sabtu malam.
Gol kemenangan Indonesia dicetak Wanggai pada menit ke-61 melalui tendangan bebas dari luar kotak terlarang. Sementara gol kedua dilesakkan Titus Bonai di menit ke-89 setelah sepakannya membentur seorang pemain Vietnam.
Sebelumnya, Malaysia pada pertandingan melawan Myanmar menang dengan skor tipis 1-0. Hasil itu memastikan Negeri Jiran bertemu tim Garuda Muda di final besok.

0 komentar:
Posting Komentar