.

Ternyata Ada Yang Melaporkan SMS Komodo Ke Kominfo

Kamis, November 03, 2011

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah menerima aduan terkait voting Pulau Komodo melalui layanan Short Massage Service (SMS). Namun, jumlah aduan yang masuk tidak banyak.

"Ya, ada beberapa pengaduan penyimpangan dari operator. Tapi itu nggak banyak, sekitar 10 persen," kata Menkominfo Tifatul Sembiring saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/11/2011).

Menurut Tifatul, pengaduan itu seputar pemotongan pulsa pelanggan yang dilakukan operator seluler. Saat ini, pengaduan tersebut sedang ditangani Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

"BRTI yang tangani," ucap politikus PKS ini.

Sebelumnya, Pendukung Pemenangan Komodo (P2Komodo) menegaskan, SMS yang berisi dukungan terhadap Pulau Komod di ajang New7Wonders akan diaudit oleh auditor yang kredibel. Audit akan dilaksanakan setelah voting ditutup pada 11 November dan hasilnya akan dilaporkan kepada masyarakat.

"Bayar Rp 1.000 itu bulan lalu. Sampai tanggal 15 Oktober lalu Rp 1.000. Tapi setelah itu Rp 0 dan Rp 1. Tapi yang Rp 1 itu hanya Telkomsel. Kita akan ada auditor untuk itu, yakni PKF Paul Hadiwinata," ujar anggota P2Komodo, Widya Jatiningrum.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation