.

Ternyata Sebelum Runtuh,Jembatan Kutai Kartanegara Geser 15 Cm

Senin, November 28, 2011

Tim SAR Kembali Lakukan Penyelaman Intensif Hari IniTenggarong (jurnaldunia.com) - Sebelum runtuh, Jembatan Kutai Kartanegara atau yang biasa disebut Jembatan Tenggarong sudah bergeser 15 sentimeter.

Hal ini juga disampaikan Bupati Kukar Rita Widyasari Syaukani pada Februari 2011 menjelang acara Pentas Tani dan Nelayan Indonesia (Penas) KTNA.

Saat itu, Rita menerima laporan dari seorang petugas pemasang lampu jembatan yang mengatakan bagian puncak dua tiang utama telah bergeser dari posisi semula. Rita sempat khawatir jembatan ambruk dan tak kuat menampung ribuan peserta Penas yang datang ke Kukar.

"Karena nanti setiap hari volume kendaraan lewat di jembatan bertambah drastis. Makanya saya minta Dinas PU segera memeriksa dan melakukan perbaikan," ujar Rita ketika itu seperti diberitakan Kaltim Post.

Setelah dilakukan pengecekan, PU mengakui jembatan bergeser sekitar 15 sentimeter. Tapi pergeseran itu diyakini masih dalam batas toleransi dan tidak berdampak buruk. PU menganggarkan Rp 3 miliar pada tahun 2011 untuk biaya pemeliharaan jembatan.

Sementara, Divisi Riset dan Pendidikan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Abdullah Naim mengaku mendapat kabar dari warga, Oktober lalu, Jembatan Kartanegara disenggol ponton batu bara. “Kenapa diperbaiki? Apa ditabrak atau bagaimana? Kami harap polisi menyelidiki,” pintanya.

Sabtu (26/11/2011) petang Jembatan Kutai Kartanegara alias Jembatan Tenggarong di Kalimantan Timur, runtuh tanpa diketahui sebab pasti. Sebanyak 11 jiwa dinyatakan tewas dan ratusan luka-luka akibat musibah itu.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation