Dengan hasil ini, Indonesia sementara memimpin klasemen Grup A dengan torehan sempurna enam poin dari dua laga yang telah dilakoni. Di pertandingan perdana, Garuda Muda berhasil mencukur Kamboja 6-0. Sedangkan Singapura mengoleksi empat poin dari sekali menang, sekali seri dan sekali kalah.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat 11 November 2011, timnas U-23 Indonesia langsung membuat kejutan. Pertandingan belum genap satu menit, Patrich Wanggai langsung membuat Indonesia unggul 1-0.
Wanggai sukses meneruskan umpan terobosan Tibo dengan tendangan mendatarnya guna menjebol gawang Singapura.
Pada menit 16, Wanggai berpeluang mencetak gol kedua. Sayang kali ini tembakan Wanggai berhasil ditepis kiper Singapura Mohamad Izwan Bin Mahmud dan hanya berbuah sepak pojok.
Perjuangan Singapura mengejar ketertinggalan semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 22. Navin Vanu diganjar kartu merah oleh wasit setelah menampar Mahadirga Lasut di kotak penalti Indonesia.
Unggul jumlah pemain, Indonesia tampil lebih percaya diri. Hasilnya, Merah Putih berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Titus Bonai setelah sebelumnya mampu melewati dua bek Singapura. Di menit 37, tendangan keras mendatar Tibo dari luar kotak penalti terlambat dihadang kiper Singapura.
Keunggulan 2-0 ini akhirnya bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, stamina kedua tim tampak terkuras karena laga digelar pada siang hari. Hasilnya, permainan tak semenarik seperti di babak pertama. Peluang pun tak banyak tercipta sepanjang babak kedua.
Namun Singapura yang bermain dengan 10 pemain justru lebih mendominasi jalannya pertandingan. Pada menit 53, tendangan jarak jauh dari Khairul Nizam hampir menjebol gawang Kurnia Mega. Beruntung, kiper handal Indonesia ini masih sigap mengagalkannya.
Indonesia mencoba membalas lewat aksi Wanggai pada menit 66. Berawal dari pelanggaran terhadap Diego Michel di luar kotak penalti Singapura, Wanggai yang maju sebagai eksekutor berhasil melepaskan tendangan keras. Sayang bola masih mengarah ke kiper Singapura.
Namun peluang terbaik di babak kedua menjadi milik Singapura lewat aksi sang kapten Harris Harun di menit 87. Beruntung, tendangan bebas Harris Harun masih bisa digagalkan tiang gawang Kurnia Mega. Alhasil skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia ini bertahan hingga pertandingan usai.
Sementara,Tertutup sudah peluang Indonesia berlaga di Piala Dunia 2014 Brasil. Meski masih menyisakan dua laga menghadapi Iran dan Bahrain, peluang Tim Merah Putih dipastikan sudah tertutup.
Indonesia berhenti melaju setelah kembali kalah untuk keempat kalinya dalam kualifikasi Pra Piala Dunia 2014. Di laga keempat, Indonesia kalah dari Qatar dengan skor 0-4.
Kekalahan ini membuat Indonesia belum mempunyai poin. Sedangkan Qatar, Bahrain dan Iran yang berada di Grup E sama-sama masih berpeluang untuk lolos ke babak selanjutnya.

0 komentar:
Posting Komentar