Tim peneliti dari Harvard Medical School mengamati 7.000 perempuan berumur 9 hingga 15 dari tahun 1996 hingga 2007. Sebanyak 17% dari mereka memiliki ibu, tante, atau nenek yang memiliki masalah payudara, seperti dikutip dari Daily Mail.
Di antara peminum berat-yang telah mulai minum alkohol sejak umur 22 tahun, persentase perkembangan gangguan di payudara meningkat. Pemimpin riset, Catherine Berkley mangatakan bahwa banyak wanita muda yang mulai minum alkohol harus mengetahui latar belakang kesehatan keluarga mereka.
Di luar riwayat keluarga, alkohol juga diketahui sebagai salah satu minuman yang harus dijauhi penderita kanker. Sekitar 90% dari benjolan di payudara bukanlah kanker, namun hal tersebut menjadi tanda dari penyakit berbahaya tersebut, dan alkohol adalah pemicu utamanya.

0 komentar:
Posting Komentar