Gaga menyewa apartemen kepada agen apartemen, CitiHabits. Apartemen tersebut hanya menyediakan satu kamar.
Gaga pun mendapatkan apartemen yang tidak luas itu dengan harga yang cukup murah, US$ 1,850 atau setara Rp 17 juta sebulan. Apartemen Gaga itu jauh dari kemewahan, dekat dengan kereta api dan tidak jauh dari club-club 'panas' di NYC.
Dalam sebuah wawancara khusus dengan MTV, Gaga mengungkapkan perjuangannya ketika pertama kali pindah ke New York pada 2005. Pelantun 'You and I' itu juga sempat merasa kesusahan membayar sewa apartemen yang pada saat itu hanya seharga US$ 1.100 atau sekitar Rp 10 juta sebulan.
"Ketika pertama kali pindah ke sana aku tidak punya banyak uang," ujar Gaga. "Dulu harganya US$ 1.100 per bulan. Itu termasuk uang yang banyak yang harus saya kumpulkan. Aku bekerja sebagai waitress dan ayahku membayar setengah sewa apartemenku selama tiga bulan pertama, sampai dia (ayah Gaga) berkata 'Jika dalam satu tahun tidak berubah kamu akan saya kembalikan ke sekolah," kenangnya.
Gaga mengungkapkan, ingin hidup sendiri, dalam kesunyian dengan musik sambil membaca puisi dan mendramitisir segala hal. Dan apartemen sempeitnya itu dapat mewakili keinginannya itu.

0 komentar:
Posting Komentar