Dua dari empat korban tewas itu bernama Saiful dan Arif Rahman (20) yang diketahui sebagai warga setempat. Selain empat orang tewas, terdapat 20 orang lainnya mengalami luka akibat tembakan dan pukulan.
Seperti diberitakan METRO TV, warga Bima, Lubis mengatakan, polisi menembaki kerumunan warga yang memprotes tambang emas.
Polisi membubarkan aksi demonstrasi tersebut dikarekan warga dinilai sudah bertindak anarkis dengan berusaha membakar fasilitas yang ada didekatnya.

0 komentar:
Posting Komentar