Korban yang bermukim di Utah, Amerika Serikat, disandera di sebuah rumah selama lima hari. Menurut polisi, dia berhasil mengakses laptop tanpa diketahui sang penyandera dan memposting tulisan untuk minta bantuan.
"Facebook adalah satu-satunya sarana yang dia miliki. Dia bisa memakainya untuk minta bantuan," tukas sersan Arnold, salah satu polisi yang menangani kasus ini.
Postingan itu berbunyi mereka berdua mungkin akan dibunuh pada pagi harinya jika tidak cepat-cepat diselamatkan. Beberapa orang pun membaca postingan tersebut dan menghubungi polisi setempat.
Polisi bertindak cepat menggerebek rumah tersebut yang adalah kediaman sang penyandera bernama Troy Reed. Troy yang disinyalir mantan pacar korban berhasil ditangkap meski sempat melakukan perlawanan.
Selama disandera, korban yang tidak disebut namanya dianiaya oleh tersangka. Dikutip dari Sydney Morning Herald, Selasa (27/12/2011), jika terbukti bersalah, tersangka bisa dikenai hukuman kurungan sampai 5 tahun.

0 komentar:
Posting Komentar