Sebuah tokek penuh warna dan monyet berambut dengan jambul ala Elvis Presley adalah dua contoh dari 208 spesies baru itu.
WWF (World Wildlife Fund) mengatakan dalam sebuah laporan, Senin (12/12), hewan-hewan itu ditemukan di daerah keanekaragaman hayati yang terancam oleh hilangnya habitat, deforestasi, perubahan iklim, dan pembangunan yang melampaui batas.
"Masyarakat lokal di Myanmar tahu dengan baik spesies yang baru itu," kata kelompok yang berbasis di Swiss itu.
Wilayah tersebut menjadi rumah bagi beberapa spesies dunia yang paling terancam punah, termasuk harimau, gajah Asia, lumba-lumba Mekong, dan ikan lele raksasa Mekong.
"Ini merupakan wilayah dari kekayaan yang luar biasa dalam hal keanekaragaman hayati tetapi juga salah satu yang sangat rapuh," kata Sarah Bladen, Direktur Komunikasi untuk WWF Greater Mekong.
Mekong mengalir melalui China, Myanmar, Laos, Thailand, Kamboja, dan Vietnam.
Pada Oktober, WWF mengumumkan Vietnam telah kehilangan badak Jawa yang terakhir. Ini membuat 40 sampai 60 badak Jawa yang tinggal di Indonesia menjadi yang tersisa dari spesies mereka.

0 komentar:
Posting Komentar