Ciuman yang kasar
Sebuah ciuman seharusnya dilakukan dengan lembut dan penuh perasaan, atau panas dan penuh gairah. Untuk memulai sebuah ciuman, lakukan dengan perlahan, dan biarkan momen mencium itu terbangun secara alami. Hindari “serangan” mendadak seperti perempuan yang tengah cemburu. Tahan diri Anda, dan perhatikan sinyal-sinyal dari pasangan. Bagaimanapun juga, mencium adalah kegiatan sebuah tim, dan jika pasangan tidak menghendakinya, Anda akan dianggap terlalu agresif. Anda perlu mengubah strategi, dan biarkan pasangan melakukan inisiatifnya.
Ciuman yang hambar
Sebuah ciuman tidak harus “basah”, tetapi juga jangan hanya menyentuh bibir begitu saja. Libatkan sedikit lidah Anda. Jika pasangan tampak ragu mengirimkan ciumannya, dan Anda ingin memastikan apakah ia memang berniat mencium Anda, tunjukkan antusiasme Anda. Bibir yang mengatup dan kecupan sekilas akan terasa hambar buatnya. Hal ini bisa diibaratkan ketika seseorang bersalaman hanya dengan menyentuh tangan Anda. Menciumlah dengan hati, serahkan seluruh bibir Anda, bukan bibir yang mengatup ketat. Tutup mata Anda supaya Anda betul-betul dapat merasakan ciumannya, dan membalasnya dengan penuh perasaan.
Ciuman yang bikin ilfil (karena bau mulut)
Tidak susah menghilangkan bau mulut. Makan permen mint atau permen karet, atau gosoklah gigi Anda. Mendapati cabai yang terselip di gigi juga sama sekali tak bikin turn on. Bila mungkin, hindari makanan atau minuman yang bisa menimbulkan bau, jika Anda memang akan bertemu si dia. Pengalaman dan teknik mencium sehebat apa pun tidak akan menyelamatkan mulut yang bau. Bawa selalu permen di dalam tas, dan tawarkan kepada pasangan jika sejak awal Anda sudah mencium sesuatu yang tidak sedap.
Ciuman yang salah sasaran
Ciuman di pipi atau di kening memang bisa membuat Anda merasa disayangi. Namun, jika memang bermaksud mencium bibir, ciumlah bibirnya, bukan dagu, hidung, atau pipinya, apalagi jika ditambah dengan permainan lidah yang meninggalkan liur di sekujur muka. Antusiasme memang merupakan kunci dalam ciuman yang hebat, tetapi tak perlu melibatkan air liur. Jika Anda kepergok sedang melap wajah dengan tisu atau handuk, si dia juga tersinggung. Serba salah, bukan?

0 komentar:
Posting Komentar