Rs pun menunggu angkot yang lewat untuk pergi berbelanja ke Pasar Kemirimuka. Biasanya, Rs menumpang angkot D02 dan D06 untuk pergi ke pasar. Namun karena angkot M26 sudah lewat lebih dulu di gang depan rumahnya, maka Rs pun mau naik angkot tersebut dengan dijanjikan oleh sang sopir akan lewat pasar Kemirimuka.
Saat di angkot, Rs melihat hanya dua pria di bagian kursi belakang. Ada juga seorang penumpang wanita yang tertidur di bagian depan angkot. Saat di pertigaan Apotik Jalan Siliwangi, mata Rs langsung ditutup, mulutnya pun disumpal.
“Saat itu menurut pengakuan keponakan saya, dia mau naik karena di dalam angkot ada yang teriak, pasar – pasar, akhirnya dia mau naik, lalu keponakan saya juga tidak tahu disumpal pakai apa, yang jelas pelaku memegang golok dan mengancam keponakan saya,” ujar Paman korban, Joy (50) kepada wartawan, Jumat (16/12/11).
Setelah itu, Rs pun diperkosa oleh salah satu pelaku yang duduk di belakang angkot. Rs pun dibawa berputar – putar hingga akhirnya dibuang di Tol Cikeas.
“Jadi dalam keadaan di angkot itu, sopirnya jalan terus, tidak pakai berhenti, lalu keponakan saya dibuang di Tol Cikeas, itu pun setelah diturunkan diancam jangan teriak, saat itulah keponakan saya melihat angkot tersebut M26 biru telor asin, sudah hidup saja tak pingsan juga sudah bersyukur, apalagi untung sampai ingat nomor angkotnya, tapi tak mungkin bisa mengingat nomor plat angkot,” jelas Joy.

0 komentar:
Posting Komentar