.

iPhone Dilarang di Tanah Leluhur Steve Jobs

Minggu, Desember 04, 2011

Syria - Pemerintah negara Syria melarang penggunaan ponsel Apple iPhone. Bukan terkait pelanggaran paten atau semacamnya, akan tetapi untuk mencegah protes anti pemerintah yang dilakukan via iPhone.

Beberapa gambar yang menunjukkan aksi anti pemerintah Syria rupanya diambil via iPhone dan kemudian diposting ke internet. Pemerintah jelas tak senang dengan fenomena tersebut sehingga coba mengendalikannya.

Seperti dikutip dari BBC, Minggu (4/12/2011), Kementerian Keuangan Syria dilaporkan memperingatkan agar orang tidak menggunakan iPhone di Syria. Impor smartphone tersebut juga telah dilarang.

Syria sedang dilanda gejolak demonstrasi yang menyerang pemerintah. PBB meyakini sekitar 4.000 orang telah terbunuh sejak Maret lalu akibat kekerasan dalam pergolakan tak kunjung henti tersebut.

iPhone jadi sasaran blokir karena di samping kerap dipakai merekam video yang menampilkan kekerasan pemerintah, juga karena keberadaan aplikasi yang membantu komunikasi antara para aktivis. Aplikasi itu dinilai memudahkan aksi para aktivis merongrong pemerintah.

Yang menarik adalah, Syria merupakan tanah leluhur Steve Jobs, sang pendiri Apple yang belum lama ini meninggal dunia. Ayah kandung Jobs, Abdulfattah Jandali adalah kelahiran Syria. Jobs sendiri tidak begitu kenal ayah kandungnya itu karena ia diadopsi orang lain sejak dilahirkan.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation