.

Penembakan Texas, Polisi Curigai 'Sinterklas'

Selasa, Desember 27, 2011

Jurnaldunia.com - Polisi mencurigai seorang pria berkostum sinterklas sebagai pelaku penembakan sebuah keluarga di apartemen Fort Worth, Grapevine, Texas, sebelum ikut menembak dirinya sendiri. Kini, polisi masih berusaha mendalami motif pembunuhan.

Autopsi terhadap seluruh korban tewas dilakukan hari Senin. Namun seperti dimuat harian Wall Street Journal Selasa 27 Desember 2011, juru bicara kepolisian Grapevine menolak mengomentari dugaan motif penyerangan atau identitas korban.

Pada hari Natal, polisi menemukan jasad tiga pria dan empat wanita di apartemen Fort Worth. Polisi langsung bergegas ke lokasi kejadian setelah menerima panggilan tanpa suara ke 911 dari apartemen.

"Para korban baru membuka kado Natal, dan ruang tengah apartemen jadi tempat kejadian perkara," kata Todd Dearing, jubir kepolisian Grapevine. Ketujuh jasad, yang berusia mulai 18 hingga 60 tahun, ditemukan tergeletak dekat kantong sampah berisi kertas pembungkus kado.

Dari hasil penyelidikan, polisi mencurigai pria berkostum sinterkas, yang juga tewas, sebagai pelaku penembakan. Namun mereka menolak memberikan komentar tentang penemuan dua pistol dan amunisi di apartemen.

Kota Grapevine, Texas, merupakan kota kecil yang dikenal damai dan tenang. Kasus pembunuhan terakhir di kota ini terjadi pada Hari Ayah tahun lalu, dan Malam tahun Baru beberapa tahun sebelumnya.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation