.

Ternyata Televisi Dorong Anak untuk Operasi Plastik

Sabtu, Desember 03, 2011

media_hidupsehat_headlineANAK-anak kita memang tidak semuanya menjadikan bintang di televisi sebagai anutan, tapi kita para orang tua patut mulai waspada. Sebab, sebuah studi baru oleh Central YMCA di AS menemukan bahwa satu dari empat anak memiliki keinginan menjalani operasi plastik setelah melihat banyaknya banyaknya bintang rupawan di TV.

Diketahui, 810 anak berusia 11 sampai 16 tahun yang disurvei tentang operasi plastik. Lebih dari 50 persen anak perempuan dan lebih dari 33 persen dari anak laki-laki ternyata suka membandingkan tubuh mereka dengan yang mereka lihat di TV.

Satu dari 10 anak laki-laki yang disurvei mengakui ingin mendapatkan steriods supaya lebih berotot. Satu di 8 anak perempuan mengatakan mereka bersedia meminum pil diet atau obat pencahar supaya kurus.

"Tampaknya, anak-anak semakin merasa tidak nyaman tentang penampilan dan citra tubuh mereka sendiri," kata Rosi Prescott, Kepala Eksekutif Centre YMCA, seperti dikutip oleh Daily Mail. "Ada tren yang berkembang untuk mendapatkan perbaikan secara instant. Akar penyebab masalah ini adalah tekanan pada anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan tubuh ideal dan tidak realistis pada TV."

Prescott benar, ini bukan hanya sesuatu yang memengaruhi anak-anak. Orang dewasa pun kurang meminati olahraga atau diet sehat bila mereka bisa mendapatkan tubuh impian dengan cara instan melalui prosedur operasi. Belum lagi, setiap hari kita dibombardir dengan gambar-gambar dan penampilan selebritas dan model yang telah menjalani perawatan seperti botox, oprasi payudara, sedot lemak, atau suntikan bibir. Penampilan palsu itu tampak lebih menggiurkan daripada yang alami.

"Yang menarik, apa yang dulu dipandang sebagai masalah yang memengaruhi anak perempuan kini juga menyebar ke anak laki-laki," kata Prescott. Kaum laki-laki memang terlihat menjadi semakin perhatian dengan penampilan mereka di masa metroseksual. Dengan banyaknya cowok 'cantik' di berbagai acara tak mengherankan bila anak laki-laki memiliki hasrat yang tidak realistis juga.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation