Berikut kronologi terperosoknya pesawat yang dibeli dari China, seperti disampaikan Sekretaris Perusahaan Merpati, Imam Turidi, Sabtu(7/1/2012).
Pesawat Merpati MA-60 terbang dar Surabaya dan tiba di Bandara Sampit sekitar pukul 15.30 WIB. Pendaratan pesawat berjalan mulus.
Namun, ketika pesawat berjalan hendak memasuki apron untuk menurunkan penumpang, tiba-tiba rodanya terperosok ke tanah.
"Itu kan mau belok kiri, mau masuk jadi tanahnya gambut dia terlalu ke pinggir akhirnya terperosok,"jelas Imam.
Di dalam pesawat lanjut Imam memang dalam kondisi penuh sesak penumpang. Ada 46 orang dewasa, 10 anak-anak, enam bayi dan enam awak pesawat. Kendati demikian saat insiden terjadi tidak ada kepanikan apapun dari seluruh penumpang.
"Tidak ada, itu kan sudah pelan, hanya miring saja, masih di dalam aspal,"pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandara Haji Asan Sampit, Harianto menjelaskan, Pesawat dengan Kapten Saptono dan kopilot Fauldort tersebut baru mendarat dan akan berputar arah, namun Kapten Saptono terlalu mengambil jalur ke pinggir sehingga mengakibatkan ban sebelah kiri lepas dari landasan dan terperosok ke dalam tanah berlumpur.

0 komentar:
Posting Komentar