.

Nasib Orang Miskin,Pria Kena Stroke Tergeletak Berjam-jam di Jalan, Polisi Ogah Menolong

Rabu, Januari 04, 2012

Jurnaldunia.com - Seorang pria tua tergeletak dan kejang-kejang karena terserang stroke di pinggir Jalan Jatinegara Barat, tepatnya di depan shelter Transjakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (4/1).

Ironisnya walau sempat dibopong warga sekitar, petugas polisi yang kebetulan lewat tidak mau menolong pria yang sudah renta itu.

Salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut, Slamet,36, mengaku sekitar pukul 13.15 WIB melihat pria tua berbaju kuning dan bercelana panjang putih tersebut menyeberang dari arah Casablanca di bawah fly over menuju seberang terminal Kampung Melayu ke arah Jatinegara. "Dia langsung jatuh di tengah jalan dan kejang-kejang," katanya.

Slamet dibantu beberapa warga sekitar sempat membopong pria renta tersebut ke pinggir jalan di depan Toko Makmur Jaya. Setelah diperiksa tas yang dibawanya, pria itu diketahui bernama I.R. Subarkah,68, warga Jl Pepaya No 8, RT 04 RW 06, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dari dalam tas itu juga ditemukan buku tabungan BCA dan dompet berisi uang Rp350 ribu.

Kondisi pria tersebut saat ditolong dalam keadaan memilukan. Celana panjang warna putih yang dikenakan tampak kotor karena dia tergeletak di trotoar jalan.

Menurut keterangan warga, polisi yang tengah berpatroli tidak mau mengurus pria tersebut dengan alasan bukan korban kecelakaan. Hingga pukul 16.00 WIB, pria malang itu masih tergeletak di pinggir jalan. Meski ramai warga berseliweran, tak ada satupun yang menolong pria renta itu.

Setelah empat jam tergeletak akhirnya pria itu dilarikan ke Rumah Sakit Premiere, Jatinegara, Jakarta Timur. Dua anak korban menjemput ke lokasi dan membawa Subarkah sekitar pukul 16.30 WIB dan langsung membawa ayah mereka ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Premiere Jatinegara dengan menggunakan angkutan umum. Dari pengakuan keluarga ternyata Subarkah adalah mantan Direktur Umum PT ASDP. Dia menjabat pada tahun 90-an.

Istri Subarkah, Bonita Adiningsih, mengatakan bahwa sang suami pergi untuk membeli obat di bilangan Pramuka. "Saya lagi kerja di Puncak, ditelepon sama anak saya. Kalau di arah situ, biasanya dia beli obat diabetes di Pramuka," katanya saat ditemui di UGD RS Premiere, Jatinegara.

Seorang kerabat pria itu yang turut menjemputnya mengatakan dia hampir tidak mengenali Subarkah yang tergeletak kotor dan tak mampu bergerak. "Bapak kaya gembel gitu, nggak nyangka kalau itu dia," ujarnya.

Setibanya korban di Unit Gawat Darurat RS Premiere, dokter langsung menangani korban yang sekarat tersebut. Menurut dokter, Subarkah menderita stroke lanjutan.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation