.

Wow,77 Tahun Berpisah, Ibu dan Anak Bertemu Lagi

Rabu, Januari 04, 2012

77 Tahun Berpisah Ibu dan Anak Bertemu Lagi Jurnaldunia.com - Apa jadinya jika bertemu dengan orang yang kita kasihi setelah lama tidak berjumpa, pasti rasa haru dan gembira. Hal itulah yang dialami Minka Disbrow, seorang nenek berusia 100 tahun asal San Clemente, California, yang kembali bertemu dengan putrinya setelah 77 tahun terpisah.

Kisah sedih dan mengharukan ini terungkap saat Disbrow yang kini bekerja di sebuah gereja di San Clemente diwawancari oleh Associated Press (AP) beberapa waktu lalu. Kepada AP, Disbrow menceritakan betapa bahagianya ia bertemu dengan Betty Jane, putrinya yang harus ia berikan kepada orang lain satu hari setelah ia melahirkannya.

Disbrow bercerita, perpisahannya dengan Betty Jane terjadi saat ia berusia 17 tahun dimana ia harus melahirkan putrinya tersebut akibat hamil karena diperkosa pemuda saat dirinya berusia 16 tahun.

"Suatu hari di musim panas tahun 1928, saya bersama beberapa teman sekelas saya pergi piknik. Saat saya sedang berjalan bersama seorang teman saya Elizabeth, tiba-tiba kami dihadang tiga orang pria, dan kami diperkosa," cerita Disbrow. "Kami tidak tahu harus berbuat apa. Kami tidak tahu harus berkata apa. Jadi, ketika kami kembali, kami tidak bercerita," kenangnya.

Disbrow dan sahabatnya menutup rapat aib yang menimpa mereka itu selama berbulan-bulan lamanya hingga akhirnya ada perubahan dalam bentuk badannya. Disbrow yang masih lugu tidak mengetahui kalau dirinya hamil hingga ibu dan ayah tirinya kemudian mengirimnya ke sebuah asrama untuk anak perempuan yang hamil. Setahun tinggal di asrama, Disbrow akhirnya melahirkan putrinya saat ia berusia 17.

"Saya ingat, putri saya berambut pirang dengan lesung di dagu dan diberi nama Betty Jane," ujar Disbrow.

Saat melahirkan, Disbrow berkata dalam hati kalau dia ingin sekali merawat bayinya. Tapi sayangnya, kepala asrama dan juga ibunya mengatakan bahwa ia tidak bisa membawa bayinya kembali ke rumah. Dan akhirnya, seorang pendeta dan istri yang sedang mencari anak mengadopsi Betty Jane. "Saya sangat mencintai bayi saya. Saya ingin yang terbaik untuknya," kata Disbrow.

Disbrow bercerita, dia tidak tahu sama sekali siapa pendeta dan istrinya yang mengadopsi putrinya tersebut. Dia juga tidak tahu tempat tinggal mereka dimana. "Selama bertahun-tahun, saya menulis puluhan surat ke agen adopsi untuk mengetahui bagaimana nasib putri saya," tutur Disbrow. "Namun tidak ada satupun yang mengetahuinya," ujarnya.

Tahun demi tahun bergulir, Disbrow pun melanjutkan hidupnya dengan menikah dengan seorang penjual buah yang juga menjadi pilot di masa perang. Dari hasil pernikahannya itu ia memiliki dua anak. Disbrow juga bekerja sebagai penjahit, pramuniaga dan pengelola kafetaria sekolah dengan berpindah kota dari Rhode Island, ke Minnesota, ke California Utara sebelum akhirnya pindah ke kota tepi pantai San Clemente.

Meski telah melanjutkan hidupnya, Disbrow tidak pernah berhenti memikirkan putrinya. Setiap tahun, di saat tanggal kelahiran Betty Jane, 22 Mei, ia selalu memperingati ulang tahun putrinya dengan mengucapkan doa. "Tuhan, jika Engkau mengijinkan aku melihatnya, aku berjanji tidak akan mengganggunya," demikian pinta Disbrow disetiap doanya.

Dan rupanya doa Disbrow itupun didengar Tuhan. Lima tahun lalu tepatnya tanggal 2 Juli 2006, telepon rumahnya berdering. Seorang pria dari Alabama, menelponnya dan mulai bertanya tentang latar belakang Disbrow, yang saat itu berusia 94.

Khawatir tentang adanya penipuan tentang pencurian identitas, Disbrow memotong pembicaraan pria tersebut dan berbalik menghujaninya dengan pertanyaan. Namun disaat ia mulai curiga, pria itu kemudian bertanya apakah dia ingin berbicara dengan Betty Jane.

Disbrow pun kaget dan segera mengorek keterangan dari pria tersebut yang ternayata adalah putra dari Betty Jane alias cucunya. "Namanya sekarang Ruth Lee. Dia dibesarkan oleh seorang pendeta Norwegia, ia memiliki enam anak termasuk saya. Dia bekerja selama hampir 20 tahun di Walmart," ujar pria yang bernama Mark Lee tersebut seperti diceritakan Disbrow.

Kepada Disbrow Mark Lee bercerita, kalau ia diminta oleh ibunya untuk mencari siapa dan tinggal dimana neneknya (Disbrow) berada. Hal itu bermula saat Ruth Lee yang menderita masalah jantung bertanya kepada dokter tentang sejarah medis keluarga. Dokter itu tidak tahu apa-apa tentang hal itu. Hingga akhirnya, anaknya yang lain Brian, memutuskan untuk mencoba untuk mengetahui lebih lanjut mencari catatan adopsi ibunya.

Setelah mengajukan petisi kepada pengadilan South Dakota, Brian dan Mark Lee akhrinya mendapat catatan lebih dari 270 halaman tentang surat-surat tulisan tangan saat Disbrow muda menanyakan tentang kabar bayi mungilnya tersebut. Dan dari data-data tersebut mereka mencoba untuk menemukan salah satu kerabat Disbrow itu.

"Saya sedang mencari seseorang yang saya pikir mungkin sudah tidak hidup lagi," kata Mark Lee yang kini berusia 54 tahun. Dia mengetik nama Disbrow ke sebuah direktori web dan terkejut ketika muncul daftar telepon. "Aku agak berhenti bernapas sejenak," kata Mark.

Sebulan kemudian setelah telepon tersebut, Ruth Lee dan Brian Lee terbang ke California. Mereka tiba di apartemen tempat Disbrow tinggal. Saat bertemu Disbrow mengaku kakinya gemetar dan juga kagum dengan selera berbusana putrinya yang ternyata sama dengan dirinya. "Kaki saya mulai bergetar," cerita Disbrow.

Sejak saat itu, ibu dan putri itu telah bertemu beberapa kali. Disbrow telah pergi untuk mengunjungi cucu dan cicitnya di Wisconsin dan Texas. Dia juga berencana untuk melakukan perjalanan ke Alabama di musim semi, di mana mereka akan merayakan ulang tahun ke-100 nya.

Putri Disbrow, dari pernikahannya, Dianna Huhn mengatakan pertemuan ibunya dengan kakaknya itu telah mengisi kekosongan yang selama bertahun-tahun menigisi hati ibunya. "Saya belum pernah melihat ibu saya bahagia," kata Huhn.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation