"Hari Minggu saja, kami bersih-bersih menemukan 1 kilogram paku di depan istana negara," kata Abdul Rohim. Minggu, 08 Januari 2012. Abdul Rohim sendiri kebingungan, kawasan ring satu dan padat dengan pegawai kementerian plus pengamanan kelas satu itu tetap tak luput dari sasaran ranjau paku.
"Adanya Pasukan Pengawal Presiden tidak menyurutkan niat pelaku penyebar ranjau paku," kata Rohim yang menjabat sebagai wakil ketua Saber Community.
Selain di depan Istana Negara, area ranjau paku juga ada di sekitar kantor Kementerian Sekretariat Negara (Sekneg) yang ada di jalan Veteran."Di sekitar Kantor Sekneg kami menemukan kuarang lebih 1 kilogram paku ukuran 3 centimeter," katanya.
Menurut Saber community untuk titik rawan ranjau paku di Jakarta Pusat selain di kawasan Istana Negara adalah di Fly over Roxy menuju Jalan Gajah Mada, Jalan Hasyim Asyari hingga lampu merah Cideng, daerah Cempaka Putih hingga Underpass Senen dan Underpass Senen menuju Gunung Sahari.
"Sedangkan wilayah Jakarta Timur yang rawan adalah perbatasan Bekasi dengan Jakarta terutama di Cakung," katanya. Dia mengatakan untuk wilayah Jakarta Barat yang rawan adalah Daan Mogot hingga Kalideres.
Saber community saat ini beranggotakan 8 orang. Mereka adalah relawan yang membersihkan ranjau paku disepanjang jalan padat pengguna jalan. Pada Minggu pagi, 08 Januari 2012, mereka memamerkan hasil temuan mereka selama 4 bulan. "300 kilogram jumlah palu yang berhasil kami kumpulkan," kata Abdul Rohim.

0 komentar:
Posting Komentar