.

Ternyata Masturbasi Itu Perilaku Alami dari Masa Kanak-kanak

Kamis, Februari 23, 2012

img
Jurnaldunia.com - Masturbasi atau perilaku memberikan rangsangan seksual pada diri sendiri tidak hanya terlihat pada orang dewasa saja tetapi juga pada anak-anak. Perilaku ini dapat dilihat bahkan pada balita dan anak prasekolah.

Anak-anak mungkin menikmati aktivitas seksual yang berulang dengan merangsang diri sendiri selama periode stres atau kebosanan. Masturbasi sesekali oleh anak-anak dapat dianggap sebagai perilaku normal. Hal ini adalah bagian dari perkembangan normal pada anak-anak.

Hingga sepertiga dari anak-anak dari kelompok usia prasekolah mungkin terlihat melakukan tindakan memberikan rangsangan seksual pada diri sendiri. Masturbasi didefinisikan sebagai stimulasi diri pada organ genital untuk kenikmatan seksual.

Anak-anak perempuan dapat dilihat menggosok alat kelamin dengan tangan atau benda lainnya. Sedangkan anak laki-laki dengan menarik-narik alat kelaminnya. Bayi dan balita dapat terus memeriksa alat kelamin selama mandi.

Seorang anak mungkin menikmati stimulasi seksual oleh diri sendiri beberapa kali sehari atau kadang-kadang sekali dalam seminggu. Selama perkembangan normal, anak-anak mulai menjelajahi tubuhnya sendiri. Anak-anak mungkin terlihat merangsang alat kelamin eksternal.

Karena merasa nyaman dan enak, maka anak terus merangsang alat kelaminnya. Tetapi anak-anak prasekolah lebih sering melakukan masturbasi selama periode stres atau ketika merasa tidak bahagia.

Anak-anak mungkin merasa cemas atau tidak menerima perhatian yang cukup di rumah yang membuat anak melakukan tindakan masturbasi. Masturbasi oleh anak-anak adalah umum antara usia 2 bulan hingga 3 tahun. Perilaku ini lebih sering terjadi pada anak perempuan daripada anak laki-laki.

Tanda yang muncul setelah anak masturbasi, antara lain tiba-tiba menjadi memerah, berkeringat, mendengus, dan bernapas tidak teratur. Kadang-kadang perilaku merangsang diri dari anak mungkin menyerupai aktivitas kejang. Paling sering kebiasaan ini tidak dapat dihentikan sepenuhnya.

Setelah usia 5-6 tahun, anak-anak dapat terus melakukan masturbasi secara pribadi. Pada sekitar masa pubertas tindakan masturbasi dari anak menjadi universal karena lonjakan hormon seks.

Apa seorang ibu atau ayah harus jangan melihat diri anaknya merangsang alat kelamin?

Ketika seorang ibu melihat anaknya merangsang alat kelamin dibagian luar, maka tidak perlu khawatir atau panik. Stimulasi diri sesekali pada alat kelamin dapat dianggap normal. Masturbasi oleh anak-anak tidak menimbulkan risiko kesehatan dan tidak akan menyebabkan anak menjadi seorang maniak seks.

Jika anak terus merangsang alat kelamin di depan umum maka ibu harus mencoba untuk mengalihkan perhatian anak. Hal tersebut dilakukan agar anak tidak menganggap bahwa masturbasi merupakan hal yang wajar untuk dilakukan di depan umum.

Jika ibu terus mengatakan bahwa menyentuh alat kelamin merupakan hal yang kotor dan menjijikkan, mungkin memiliki efek serius pada jiwa anak. Hal ini dapat berakibat serius kemudian selama kehidupan dewasa. Sebaiknya, seorang ibu harus mengabaikan jika anak terlihat merangsang alat kelamin selama waktu tidur. Jika perilaku masturbasi dari anak dilakukan secara terus menerus, maka sebaiknya memeriksa area genital anak untuk memastikan bahwa tidak ada kelainan apapun.

Perhatian medis untuk anak yang melakukan masturbasi hanya diperlukan dalam situasi berikut, seperti dikutip dari Steadyhealth, Kamis (23/2/2012):

1. Anak terus melakukan masturbasi di depan umum.
2. Jika ibu berpikir bahwa anak melakukan masturbasi karena diajarkan oleh orang lain.
3. Anak mencoba untuk merangsang orang lain

Pelecehan seksual dapat menjadi salah satu faktor bagi anak-anak yang melakukan masturbasi. Pendidikan seks adalah salah satu langkah penting ketika berhadapan dengan aktivitas masturbasi pada anak-anak.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation