"Dengan kemeja ini, saya ingin tunjukkan bahwa Jakarta itu sangat beragam dan punya permasalahan yang kompleks dan terkotak-kotak seperti pada baju ini," ujar walikota yang akrab disapa Jokowi itu.
"Memakai baju kotak-kotak ini menjadi tanda saya siap mengemban tugas menjadi gubernur dan mengajak penduduk untuk bersatu membangun Jakarta," lanjut Jokowi di Jakarta, Senin pagi 26 Maret 2012.
Dia menuturkan, beberapa kotak yang menjadi tantangan bagi dia dan para kandidat gubernur lain adalah masalah tata kelola kependudukan. "Pendataan melalui e-KTP, misalnya, jadi tantangan yang harus ditangani lebih baik lagi. Selain itu adalah bagaimana mengatasi masalah kemacetan, penyediaan transportasi massal, dan tata kelola wilayah," kata Jokowi.
Kandidat gubernur DKI berusia 50 tahun ini menyatakan bahwa bersama dengan Ahok, mereka berkomitmen tampil dengan kemeja flanel, yang didominasi warna merah, hitam dan putih itu, setiap kali berkampanye. "Kemejanya enak dipakai dan luwes," kata Jokowi.
Dia membeli kemeja itu dari Pasar Grosir Tanah Abang. "Bajunya cuma ada dua potong. Satu saya pakai, lainnya dicuci," kata Jokowi berseloroh.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar