Dijelaskan Rikwanto, kejadian bermula saat sekelompok massa yang dicurigai hendak menuju Istana, kemudian polisi menghadangnya.
"Kami memang curiga sebelumnya, saat mereka mau menuju Istana. Kemudian, kami lakukan sweeping, tapi mereka menolak. Mereka malah memprovokasi dengan melempar batu ke arah polisi," papar Rikwanto.
Akhirnya, polisi mengambil langkah tegas untuk mengusir mereka dengan membubarkan paksa, hingga akhirnya berujung ricuh. Aksi lempar batu dan penembakan gas air mata pun terjadi di dekat Stasiun Gambir.
Seusai bentrokan, polisi mengamankan 35 orang dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Akibat bentrokan, lima anggota polisi mengalami luka-luka lantaran terkena lemparan batu.
Beberapa sepeda motor ikut rusak akibat aksi ini. Bahkan, sebuah Toyota Avanza silver juga rusak, serta sejumlah fasilitas umum.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar