Menurut dia, awalnya mobil yang dikendarai oleh Olivia Wu (17) dan berpenumpang Joy Sebastian (17) ini berangkat dari Semanggi menuju ke Bundaran HI. Menurut Rikwanto, dalam perjalanan tersebut, Olivia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Namun, tiba-tiba mobil tersebut oleng dan menabrak tiang. Dugaan sementara polisi, setelah menabrak, dua pelajar tersebut sempat pingsan di dalam mobil.
Saat mereka pingsan, kata Rikwanto, muncul percikan api. Lalu ada petugas lalu lintas yang lewat dan berusaha untuk menolong korban. Joy Sebastian, adalah korban yang pertama ditolong.
"Dia duduk di samping olivia, pengemudinya. Petugas juga mencari alat pemadam kebakaran di sekitar situ untuk memadamkan api," ujar Rikwanto saat ditemui di kantornya, Sabtu siang.
Olivia tak terselamatkan dari kecelakaan itu karena api tiba-tiba membesar, sementara tabung gas yang dipakai untuk memadamkannya tidak cukup. Apalagi, posisi Olivia terjepit dan masih menggunakan sabuk pengaman, membuat polisi kesulitan mengeluarkannya saat itu. Petugas kemudian memanggil dua mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
"Apinya besar hingga lima hingga enam meter, makanya dipanggil pemadam kebakaran, dua mobil," kata Rikwanto.
Rikwanto mengatakan, polisi belum bisa meminta keterangan dari korban Joy Sebastian karena ia tengah dirawat di RS Pluit. Sementara identitas lengkap keduanya belum didapatkan karena saat ini keluarga Olivia juga masih mengurus pemakamannya di rumah duka RS Dharmais
Hingga Sabtu sore, identitas sementara yang diketahui polisi, Olivia Wu adalah pelajar asal Surabaya yang tinggal di Apartemen Gedung Da Vinci Sudirman. Sementara Joy Sebastian asal Jakarta, tapi belum diketahui alamat lengkapnya.

0 komentar:
Posting Komentar