Robinho berlabuh ke Madrid pada musim panas 2005 dari Santos. Namun, tiga musim berselang, ia dipinjamkan ke Manchester City dan selanjutnya dijual ke AC Milan.
Padahal, pemain berusia 28 tahun itu merasa memiliki pengalaman yang hebat bersama El Real. Sayang, harus berakhir dengan mengecewakan. "Saya punya beberapa momen bahagia di sana. Tapi, perpisahan saya mengecewakan," ujar Robinho kepada band.com.br.
"Manajemen Madrid ingin membeli bintang baru (Cristiano Ronaldo), dan tiba-tiba mereka tidak lagi tertarik pada jasa saya," lanjut Robinho.
Memang, kehadiran sejumlah pemain bintang baru seperti Ronaldo dan Kaka membuat manajemen Los Blancos tidak lagi melirik untuk menggunakan jasa Robinho.
"Saya merasa sangat menyesal dengan cara saya meninggalkan Madrid. Kesepakatan itu akhirnya tercapai (dijual ke ManCity). Klub menginginkan saya pergi dan saya merasa tidak dihargai," tandasnya.
Namun, karier Robinho kembali cemerlang setelah bergabung ke AC Milan pasca dua musim mengecewakan bersama The Citizens. Robinho hengkang ke San Siro di musim 2010 dan kini menjadi andalan Setan Merah di lini depan.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar