Kisah sang reporter bernama Sarah Tressler ini dimuat oleh surat kabar Houston Press, yang merupakan saingan Houston Chronicle. Sarah diketahui menulis untuk halaman society pada surat kabar Houston Chronicle sejak April tahun 2011 lalu.
Adalah Richard Connelly yang merupakan repoter Houston Press yang menulis ulasan soal kehidupan malam Sarah sebagai penari eksotik. Ini dilakukannya untuk mempermalukan wanita berumur 29 tahun itu serta koleganya di Houston Chronicle. Demikian seperti dilansir oleh Daily Mail, Selasa (27/3/2012).
Dalam ulasan Connelly, disebutkan bahwa Sarah memiliki akun Facebook, Twitter dan sebuah blog dengan nama samaran 'Angry Stripper'. Pada akun jejaring sosialnya dengan nama samaran tersebut, terdapat sejumlah foto Sarah yang berpose seksi dengan pakaian dalam dan sepatu dengan hak setinggi 15 cm.
Bahkan Sarah memilih akun fan page Facebook dengan nama samarannya. Dalam deskripsi akun tersebut dia menulis: "I strip for crazy people and then write about it so we can laugh at them TOGETHER. That's love, people."
Sementara itu, dalam blog miliknya yang diberi nama 'Diary of an Angry Stripper', ujar Connelly: "kita akan dibuat lebih terkejut dan bahkan terheran-heran". Blog tersebut lebih banyak membahas soal keseharian Sarah yang diselingi dengan keluhannya soal permintaan pelanggan yang menjengkelkan, aneh, dan terkadang meminta bermesraan dengannya.
Pada 1 Januari lalu, dalam tulisan blog-nya yang diberi judul 'The 10-Hour Day Yields an Icky Fetish', Sarah menulis soal pekerjaan malamnya di mana dia berhasil mendapat US$ 750 dalam 10 jam. Sementara itu, isi tulisan-tulisan dalam blognya ini kebanyakan sangat frontal dan cenderung vulgar.
Kemudian pada profil akun LinkedIn miliknya dengan nama sebenarnya, Sarah Tressler, Sarah menulsikan bahwa dirinya menyelesaikan S1 di Universitas Houston, di mana dia pernah menjadi asisten dosen. Dalam profil tersebut juga tertulis bahwa Sarah meraih gelar S2 jurusan jurnalisme dari Universitas New York. Kemudian dia juga menuliskan dirinya pernah bekerja sebagai reporter freelance di Us Weekly, L.A City Beat dan GLOSS Magazine.
Dalam ulasan Conelly, juga terdapat komentar mantan atasan Sarah yang mengakui bahwa wanita tersebut merupakan reporter freelance yang kompeten dan saat ini telah menjadi pegawai tetap di Houston Chronicle.
Menanggapi hal ini, Sarah tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar oleh Daily Mail Online.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar