Evakuasi tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutai Kertanegara Kalimantan Timur, Badan SAR Nasional, Polsek Tabang, Koramil Tabang, Brimob, dan warga setempat. Seluruh pihak bahu-membahu dalam proses evakuasi itu.
Sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Cuaca buruk diprediksi menjadi alasannya. Namun keterangan selengkapnya baru akan dibeberkan pihak Susi Air siang ini dalam konferensi pers mereka di Menteng, Jakarta Pusat.
Ini merupakan kali ketiga armada Susi Air ditimpa bencana. Sebelumnya, pesawat perintis mereka telah dua kali jatuh di Papua. Peristiwa nahas itu terjadi pada tanggal 9 September dan 23 November 2011. Total sudah 4 pilot dan kopilot Susi Air yang tewas akibat ketiga kecelakaan tersebut. Seluruh pilot dan kopilot itu berkewarganegaan asing.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar