"Mengatasi banjir Jakarta memang sulit karena banyak sungai yang mengalir ke Jakarta. Namun, air yang berasal dari sungai-sungai di luar wilayah Jakarta bisa ditampung apabila ada situ-situ air di wilayah Jakarta," kata Sutiyoso seusai menghadiri acara debat calon gubernur DKI Jakarta, di Universitas Indonesia, Depok, Jumat.
Dengan adanya situ air tersebut, maka aliran dari beberapa sungai yang masuk ke Jakarta itu bisa diatur dengan pintu air sehingga tidak akan terjadi banjir lagi. Saat musim hujan, situ tersebut berfungsi sebagai kantong air. Dan saat musim kemarau, situ bisa menjadi tabungan air bersih yang bisa dipergunakan oleh warga Jakarta.
Sutiyoso menambahkan bahwa wilayah sekitar Jakarta pada masa penjajahan Belanda itu masih merupakan daerah serapan air. Namun, wilayah itu sekarang telah menjadi hutan beton atau banyak bangunan-bangunan. Hal tersebut yang menyebabkan Jakarta terus dihantam oleh banjir setiap tahunnya.
"Ekosistem sudah rusak dan resapan tidak bisa berfungsi dengan baik. Banyak vila di kawasan Bogor yang masih berdiri dimana seharusnya lokasi tersebut bisa dimanfaatkan menjadi daerah resapan air," katanya.
Selain itu, lanjut Sutiyoso, lubang-lubang juga perlu dibuat untuk resapan air. Sehingga, situ air yang ada itu dapat bekerja secara maksimal dan dapat menghentikan salah satu masalah kota Jakarta.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar