.

Pemain Drama Salib Meninggal Dunia Usai Pagelaran

Jumat, April 06, 2012

Jurnaldunia.com - Usai pagelaran drama Jalan Salib di halaman Gereja Roh Kudus Purimas, salah seorang pemeran Prajurit Romawi tiba-tiba jatuh dan meninggal. FX Suyadi (52) menghembuskan nafas terakhir setelah lebih sebulan berproses malam hingga pagi.

Diduga karena kelelahan, pria yang memiliki 3 cucu ini akhirnya tak sadarkan diri. Bahkan, FX Suyadi sempat kejang (seperti stroke) dengan lidah kaku menjulur ke luar mulut dan mata terbelalak.

Meski bisa dikatakan sebagai senior, FX Suyadi tidak pernah absen latihan. Selama 1,5 bulan, pria yang juga berprofesi sebagai sekuriti gereja itu rajin melatih perannya bersama pemeran Jalan Salib lainnya.

Namun sekitar 2 hari sebelum pementasan, pria yang akrab disapa Yadi ini mengaku sakit-sakitan. Rasa sakitnya itu sering kambuh dan menyerang bagian perutnya.

"Tapi mungkin nggak dirasa (diabaikan) oleh beliau," kata keponakan FX Suyadi, Robertus Andrianto (21) yang ikut mendampingi memainkan peran Prajurit Romawi, Jumat (6/4/2012).

Ia menuturkan, sosok FX Suyadi tidak pernah mengeluh sekalipun sakit. Hingga saat pentas yang dimulai pukul 07.10 WIB, FX Suyadi justru bermain secara total.

Menurut Robert, pamannya itu bahkan terlihat sangat totalitas memainkan sebagai tetua Prajurit Romawi. Sambil mengayunkan alat pecut seberat lebih dari 5 kilogram, FX Suyadi diakui masih tampil gagah.

Setelah drama usai sekitar pukul 09.25 WIB, seluruh tim sempat beristirahat. Termasuk FX Suyadi yang saat itu terlihat mengkonsumsi bakpao untuk sarapan.
Tak lama kemudian, Yadi yang memang dikenal sebagai pribadi yang humoris meminta obat maag melalui speaker hingga didengar seluruh kru.

"Setelah minum obat maag, Pak Yadi jatuh seperti orang kena stroke. Badannya kaku, mata membelalak dan lidah menjulur keluar," cerita Robert.

Yadi langsung diberi nafas bantuan dan oksigen. Tapi karena tak berhasil, tim memutuskan membawa Yadi ke Pusura. Di klinik yang berlokasi di kawasan Yos Sudarso, Yadi dinyatakan meninggal.

Hasil yang dikemukakan dokter di Pusura tidak membuat tim puas. Lantas, mereka berinisiatif membawa Yadi ke Rumah Sakit Premier Surabaya di kawasan Nginden.

"Saat itu, kondisi Pak Yadi benar-benar dikatakan telah meninggal dunia," terang Robert.

FX Suyadi kemudian langsung dibawa ke rumah duka di Medayu Utara XIII. Yadi meninggalkan seorang istri, 2 anak dan 3 cucu. Sambil diiringi isak tangis keluarga dan kerabat, jenazah pria 52 tahun ini sedang dipersiapkan untuk pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pukul 18.00 WIB nanti.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation