Pria 26 tahun asal Port Angeles, Washington, ini dicari oleh Departemen Pemasyarakatan karena tak muncul di hari semestinya dia melapor. Catatan pengadilan menunjukkan Nicolaysen telah dihukum karena pelanggaran ringan dan beberapa kejahatan, di antaranya pencurian, penganiayaan, perampokan, dan melanggar perintah perlindungan. Dia menjelang dibebaskan ketika tak lagi muncul untuk melaporkan diri.
Pada hari pertama pelariannya, seorang teman menulis di akunya, "Polisi ada di mana-mana". Hari berikutnya, Nicolaysen menjawab, "Ya, berhasil lolos. Terima kasih Bro!"
Bahkan, ia sempat mengubah status dari in relationship menjadi single.
Peninsula Daily News mengatakan teman-teman Nicolaysen menganjurkannya untuk menyerah. Namun hingga kini, keberadaannya masih gelap.
Polisi kesulitan mengendusnya karena Facebook mempunyai kemampuan terbatas untuk melacak pengguna menggunakan GPS dan alamat IP. Teri Newell dari kepolisian Washington menyatakan hingga kini polisi belum tahu pasti lokasinya. "Jika dia pintar, dia terus bersembunyi, dia akan makin sulit diendus," katanya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar