Langkah ini diambil pemerintah sebagai upaya melindungi kebudayaan dalam negeri dari klaim sepihak negara lain.
“Kami mengajukan 13 tarian Nusantara ke UNESCO agar tidak ada lagi klaim sepihak negara lain atas kebudayaan yang kita miliki,” jelas Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wiendu Nuryati, di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Solo, Sabtu (7/4/2012).
Sebanyak 13 tarian yang diajukan tersebut di antaranya berasal dari Aceh, Papua, Kalimantan.
Selain tarian tradisional, tidak menutup kemungkinan Pemerintah juga akan memasukkan musik dangdut agar diakui UNESCO.
“Musik dangdut itukan khas Indonesia juga akan kita usulkan. Sebagai keseriusan, kami tengah menginventarisasi ciri khas dangdut,” pungkasnya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)

0 komentar:
Posting Komentar