Padahal, penampilan seronok tidak hanya ditampilkan oleh artis asal Amerika Serikat itu, penampilan seronok juga ditampilkan oleh sejumlah biduan dangdut erotis di panggung hiburan di Tanah Air. Lantas mengapa konser lady Gaga dilarang?
"Kalau bicara moral kita tidak konsisten," kata anggota Komisi X DPR TB Dedi S Gumelar, Jumat (18/5).
Pria yang biasa dikenal dengan nama Miing ini menilai, penampilan seronok dan aksi panggung artis dangdut erotis lebih mengundang syahwat ketimbang penampilan Lady Gaga.
"Kalau untuk mengundang syahwat, dangdut erotis lebih seronok, dan intensitasnya sering. Lady Gaga belum tentu satu tahun sekali ke sini," kata dia.
Meski demikian, demi alasan moral dia setuju jika konser artis berpenampilan seronok dilarang. Tapi dia meminta agar keputusan pelarangan yang dikeluarkan oleh polisi itu bukan karena tekanan pihak-pihak tertentu, melainkan atas objektivitas.
"Itulah kebijakan yang mendua. Kalau mau tertibkan moralitas harus ditertibkan yang di dalam dulu," kata dia.
Mantan artis ini juga mempertanyakan mengapa konser artis seksi lainnya diizinkan digelar oleh polisi. Padahal, penampilannya tak jauh berbeda dengan Lady Gaga.
"Prinsip saya jangan sampai semut di seberang laut kelihatan gajah di depan mata tidak," kata dia.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar