"Evakuasi besok (hari ini ) akan lebih sulit, karena tim akan turun dari lokasi semula sejauh 150 meter," ungkapnya.
Daryatmo mengungkapkan, Basarnas juga melibatkan Kopassus dan para pemanjat tebing profesional dalam proses evakuasi korban.
Pesawat Sukhoi Superjet 100 lepas landas dari Halim Perdanakusuma pada Rabu (9/5/2012) siang untuk demo terbang dengan tujuan Pelabuhanratu, Sukabumi, kemudian kembali lagi ke Halim. Pesawat diketahui hilang kontak sekitar pukul 14.33 WIB. Reruntuhan pesawat ditemukan di Cidahu, perbatasan Kabupaten Bogor dan Sukabumi, setelah sebelumnya menabrak tebing Gunung Salak.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar