Kedua lumba-lumba yang tewas akibat salah menelan obat itu bernama Shadow dan Chelmers. Lumba-lumba itu tewas setelah menghibur pengunjung acara sebuah festival yang digelar manajemen Taman ConnyLand.
Awalnya, kematian kedua lumba-lumba itu diduga terjadi akibat kecerobohan dokter hewan kebun binatang. Hingga kini belum jelas apakah obat yang diberikan kepada dua lumba-lumba itu dilakukan secara sengaja atau tidak.
Lumba-lumba itu dibeli oleh pendiri kebun binatang, Nadia Conny. Tak tanggung-tanggung, Putri Stephanie dari Monaco menjadi ibu angkat dari kedua lumba-lumba.
Pakar Biologi Laut berkebangsaan Belanda, Cornelis van Elk, mengatakan obat yang ditelan oleh kedua lumba-lumba itu sangat berbahaya. "Opiat sangat berbahaya bagi mamalia bawah air,'' ujarnya. Menurut dia, membius lumba-lumba dengan opiat dapat menyebabkan bagian dari otak mati dan konsekuensinya amat fatal.
Pawang kedua lumba-lumba itu, Nadja Gasser, mengatakan, hewan laut yang lucu itu mati secara mengerikan. Shadow tewas terlebih dahulu dan lima hari kemudian Chelmers menyusul.
"Itu mengerikan. Saya belum bisa tidur sejak itu," kata Gasser.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar