Satu kantong berisi korban musibah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, kembali dievakuasi dari Lapangan Pasir Pogor Cipelang atau di kaki Gunung Salak, Bogor, Sabtu dengan menggunakan heli milik Basarnas ke Bandara Halim Perdanakusuma.
Kantong yang berisi tubuh korban yang sudah tidak berbentuk itu dievakuasi dari ketinggian 2.011 Mdpl Gunung Salak, dengan menggunakan heli Super Puma milik TNI AD menuju Lapangan Pasir Pogor.
Sesampainya di lapangan tersebut sekitar pukul 11.00 WIB, enam anggota Basarnas yang membawa tandu langsung menjemput kantong yang diturunkan dan memindahkan ke heli Basarnas yang berwarna oranye itu.
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang ikut dalam heli pembawa kantong korban musibah tersebut, menyatakan, ada satu kantong lagi yang dibawa dari lokasi evakuasi. "Jadi keseluruhannya ada enam kantong yang telah dievakuasi," katanya.
Saat ikut memantau lokasi jatuhnya pesawat tersebut, Gubernur mengaku melihat medan evakuasi terhitung sulit dengan tebing dan jurang. "Medannya cukup sulit," katanya.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar