.

Inilah Alasan WN Belanda Bakar Diri di Depan Kedubes

Sabtu, Mei 05, 2012


Jurnaldunia.com - Kepolisian sudah menyerahkan langsung penyelesaian kasus Albert Johannis Cornelis, warga negara Belanda kepada pihak kedutaan besar Belanda yang ada di Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Imam Sugianto, mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan pemeriksaan atau pemanggilan kepada pihak kedutaan terkait peristiwa tersebut.

"Kami tidak boleh memeriksa mereka, karena mereka memiliki kekebalan diplomatik. Hukum kita tidak berlaku untuk mereka, jadi kalau mau tanya soal kasus bakar diri tersebut silakan hubungi juru bicara kedutaan," ujar Imam, Sabtu 5 Mei 2012.

Imam menjelaskan, pihaknya telah meminta keterangan dari pihak sekuriti kedutaan tentang kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, Albert protes kepada kedutaan. Tetapi, protes tentang hal apa, dirinya tidak menjelaskan.

"Yang pasti, polisi mengamankan korban yang sekarang masih dalam perawatan di RSPP," kata Imam.

Seperti diketahui, Juru Bicara Kedubes Belanda, Maarten Boef, mengakui jika Albert merupakan warga negara belanda. "Saya tidak bisa memberikan rincian lebih lanjut mengenai pelaku dan motifnya," kata Maarten Boef, Jumat 4 Mei 2012.

Hingga saat ini, kedubes belum mengetahui secara pasti apa maksud dan tujuan pria yang diketahui bernama Albert Johannis Cornelis melakukan aksi nekat.

Dia mengaku mendapat informasi kejadian itu sekitar pukul 14.00 WIB. "Saya juga tahu dia orang Belanda," ucapnya.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)


HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation