"Dasar jurang diperkirakan menjadi lokasi yang paling banyak korban," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Sudaryatmo, di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (12/5).
Sudaryatmo mengatakan, posisi para korban yang tersebar di sekitar lereng Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, juga menyulitkan proses evakuasi. Hal ini karena lereng Gunung Salak yang menjadi lokasi kecelakaan memiliki kemiringan sekitar 85 derajat.
Menyiasati hal ini, Sudaryatmo menyatakan, tim evakuasi memfokuskan pencarian pada satu titik. "Bila satu titik sudah bersih, baru akan dilanjutkan ke titik selanjutnya," ujar Sudaryatmo.
Sudaryatmo juga membantah bila tim evakuasi bekerja lamban. Menurutnya, tim terus bekerja secara maksimal. Diungkapkannya, pihaknya tidak mengalami kekurangan logistik maupun keterbatasan anggaran. Proses pencarian akan dihentikan pada sore hari dan dilanjutkan besok.
Hal ini, kata Sudaryatmo karena kondisi cuaca di sekitar lokasi sudah tidak memungkinkan. "Saat ini kabut sudah mulai turun," katanya menuntaskan.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar