Di awal tweet, penyanyi kontroversial ini langsung mengumumkan pembatalan konser yang sedianya digelar 3 Juni mendatang itu sekaligus meminta maaf. "Kami terpaksa membatalkan konser di Indonesia, mohon maaf kepada penggemar," seperti dikutip dari akun Twitter @ladygaga beberapa menit lalu, Minggu (27/5).
Dia juga mengungkapkan simpati pada penggemar yang sudah membeli tiket. "Hati saya hancur sama seperti yang kalian alami," tulis penyanyi asal Amerika Serikat ini.
Sehari sebelum pihak manajemen membatalkan konser di Jakarta karena alasan keamanan, Lady Gaga pun sempat memunculkan tweet mengkritik kebencian. Penyanyi bernama asli Stefani Germanotta ini menulis "tidak ada yang indah dari kebencian,".
Kabar pembatalan konser bintang pop kontroversial Lady Gaga di Jakarta, langsung diangkat oleh pelbagai media internasional. Tidak sedikit situs media besar dunia menulis penyebab kegagalan pentas itu di tanah air karena teror kelompok garis keras.
Promotor konser Lady Gaga, Big Daddy secara resmi mengumumkan pembatalan konser yang sedianya akan berlangsung di Gelora Bung Karno.
"Konser dibatalkan dan yang membatalkan adalah pihak manajemen Lady Gaga," kata kuasa hukum Big Daddy, Minola Sebayang, dalam jumpa pers di Senayan City, Jakarta, Minggu (27/5).
Ketika ditanya apakah alasan pembatalan terkait penolakan dari sejumlah ormas, Minola mengatakan hal itu menjadi salah satu pertimbangan. "Pertimbangannya secara general (umum). Soal keamanan salah satunya," ujarnya.
Konser Lady Gaga dalam rangkaian 'Born This Way' tur terus menuai pro dan kontra. Belakangan, penolakan semakin menguat setelah FPI dan sejumlah ormas Islam menyatakan penolakannya.
Pihak kepolisian tidak bersikap tegas selama gonjang ganjing beberapa waktu terakhir. Polda Metro Jaya menyatakan tidak akan memberikan rekomendasi, sebaliknya Mabes Polri mengatakan jika promotor memenuhi syarat administrasi, izin konser akan dikeluarkan.
Mengenai proses pengembalian uang tiket, direktur Big Daddy, Michael Rusli, menegaskan tidak akan memotong sepeser pun uang penggemar yang terlanjur membeli. "Semua pembeli tiket konser akan dikembalikan 100 persen," ujar dia.
Saat ini, lanjut Michael, Big Daddy masih menunggu proses perizinan dari kepolisian untuk membuka loket pengembalian tiket. "Jadi kita kan harus izin keramaian dari kepolisian. Karena ini sama saja seperti pas lagi penjualan tiket, dan prosesnya sekitar satu minggu," kata Michael.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar