Soenaryo menjelaskan 45 peti untuk para korban merupakan peti khusus yang dilengkapi lapisan aluminium di bagian dalam untuk keamanan jasad. Karena itu, perlu waktu yang cukup panjang untuk persiapan sebelum peti dipindahkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma. "Proses pengelasan tiap peti memakan waktu hingga 25 menit" kata Soenaryo.
Ia menyatakan Trimarga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengantar peti jenazah ke Bandara Halim Perdana Kusuma. Polri, kata Soenaryo, mempersiapkan fasilitas berupa ambulans, mobil jenazah, serta pengawalan. Sedangkan Trimarga sendiri telah mempersiapkan tenda di appron bandara.
Soenaryo mengatakan telah mengatur lokasi penempatan peti berdasarkan jumlah mayoritas korban. Ia menjelaskan, peti jenazah korban dari PT Sky Aviation, yaitu sebanyak sepuluh peti, ditempatkan di paling kiri. Selanjutnya akan ditempatkan peti-peti jenazah korban dari PT IndoAsia. Ia pun menuturkan Trimarga telah mempersiapkan undangan VIP bagi para operator.
Namun karena keterbatasan tempat, Soenaryo berharap kerabat korban berdiri di belakang baris terakhir deretan kursi-kursi yang telah disiapkan. Besok, kata Soenaryo, Trimarga akan mengatur pemulangan jenazah. "Semoga besok berjalan lancar," ujar Soenaryo.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar