.

Mau Jelajahi Dunia, Motor Bikers Indonesia Dicuri Di Belanda

Senin, Mei 07, 2012


 
Jurnaldunia.com - Nasib sial menimpa penjelajah dunia asal Indonesia, Jeffrey Polnaja. Motor BMW R1150GS Adventure yang akan digunakannya raib digasak pencuri di Amsterdam, Belanda.

Kang JJ begitu Jeffrey akrab disapa baru menyadari sepeda motornya telah lenyap pada Jumat pagi, 4 Mei 2012, sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Kehilangan sepeda motor ini sangat tidak diduga pria asal Bandung tersebut. Pasalnya, Kang JJ memarkir di depan kantor kepolisian yang dinilai sangat aman terhadap aksi pencurian.

"Kabar ini tentu tidak menyenangkan, namun kehilangan sepeda motor tidak sedikit pun menyurutkan misi keliling dunia kedua Ride for Peace. Tekad saya jalan terus, api tak boleh padam. Kita buktikan bahwa kita bangsa besar dan tidak akan berhenti walau rintangan besar menghadang," kata Jeffrey, Senin, 7 Mei 2012.

Jeffrey mengaku terakhir memarkir motor tersebut pada Kamis tengah malam 3 Mei 2012, saat dirinya ingin bermalam di Hotel BackStage, di jalan Leidsegracht 114, Amsterdam-Centrum.

Hotel yang berada tepat menghadap sungai itu memang tidak memiliki lahan parkir yang cukup baik, karena terbuka di sisi jalan. Dengan alasan keamanan dan saran petugas di hotel, Jeffrey memarkirkan sepeda motornya di lahan parkir di depan hotel yang berada tidak jauh kantor polisi Lijnbaansgracht District 1.

"Sewajarnya sebuah kantor polisi lebih aman dari aksi kejahatan. Namun di Belanda faktanya bisa terbalik. Saya berharap polisi bisa membantu menemukan, walau kerja mereka lebih lambat dari dugaan saya," ujarnya.

Ditambahkan Jeffrey, kini dirinya telah dibantu pihak Pensosbud (Penerangan, Sosial dan Budaya) KBRI Den Haag (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Bonifiatus Herindra, dan atase Kepolisian Republik Indonesia Ary Laksama Widjaja yang secara khusus datang ke Amsterdam dari Den Haag.

"Utusan KBRI dan Atase Kepolisian RI datang ke Den Haag, Sabtu pagi 5 Mei 2012. Sekarang kepolisian Belanda mulai serius menangani kasus kehilangan sepeda motor saya setelah pihak perwakilan turun tangan," katanya.

Sebuah sumber di kepolisian setempat menyatakan R1150GS kepunyaan Jeffrey sempat terlihat di Titus van Rijnstraat, dekat kawasan Andreas Ensemble. Meski begitu, media lokal menyebut polisi tidak melakukan tindakan apapun.

Jeffrey sendiri optimis seharusnya pihak kepolisian Belanda mudah melacak sepeda motornya. "Di depan kantor polisi ada kamera CCTV yang mestinya bisa digunakan untuk melacak pencuri. Tapi kita tidak tahu, mungkin saja kamera itu tidak aktif," sesalnya.

Jeffrey menambahkan, menurut warga setempat kasus pencurian kendaraan bermotor tidak terungkap sudah sering terjadi di Amsterdam. Kenyataan tersebut membuat masyarakat apriori terhadap kerja polisi setempat.
 
Jeffrey sangat berharap sepeda motor buatan 2005 yang telah menjelajahi 72 negara di dunia pada misi Ride for Peace pertama bisa kembali.
Seperti diketahui, Jeffrey akan kembali berkelana sejauh 220.000 kilometer melintasi beberapa negara di Eropa, Amerika Utara, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Australia. Penjelajahan kedua ini tak kalah menantang dari misi pertama, di mana dia melintasi negara-negara di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Tak kurang dari 30 negara akan disinggahi, mulai dari Perancis, Belgia, Belanda, Jerman, negara di wilayah Skandinavia, Polandia, Rusia, Korea Selatan, Jepang, Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, Kuba, Kolombia, Nikaragua, Bolivia, Brasil, Argentina, Peru, Selandia Baru, Australia, dan Timor Leste. Jeffrey direncanakan tiba kembali di Jakarta pada tahun 2014.

(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)


HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris

Hubungi Marketing Kami :
  • Email  : info@jurnaldunia.com
  • HP      : 085334315005 (Telp./SMS)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright jurnaldunia.com Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan 2011-2013 | Design by Bagus F | Support by Bagus International Corporation