Menurut ‘A History of English Spelling’ karya D. G. Scragg, kamus Webster dari 1828 bertanggungjawab atas standarisasi penerimaan ejaan Inggris Amerika.
Sebelum 1828, banyak kata seperti humor (homour), defense (defence), dan fiber (fibre) memiliki dia ejaan yang bisa diterima. Di sisi lain, kata-kata tersebut dikenalkan di Inggris melalui bahasa Latin dan Prancis yang menggunakan ejaan berbeda.
Wesbter memilih ejaan yang disukainya, dan dipengaruhi pula rasa nasionalis. Pria ini ingin ejaan Amerika berbeda dan menurutnya superior dibanding ejaan Inggris.
“Karena buku ini sukses diterapkan di AS, bentuk Amerika pun terbentuk. Webster ‘bertanggung jawab’ atas bentuk center, color dan defense,” papar Scragg, seperti dikutip Science.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar