"Belum ada (jenazah yang ditemukan dalam kondisi itu)," kata Mangindaan kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta.
Menhub mengaku menerima laporan dari Basarnas bahwa puing-puing pesawat penumpang dan juga jenazah dalam kondisi berserakan di sekitar lereng Gunung Salak. Tim penyelamat perlu mencari-cari korban.
Saat ini, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat buatan Rusia tersebut. Menhub mengaku mengikuti perkembangan penyelidikan dari dekat.
Salah satu yang perlu diklarifikasi, sambung Mangindaan, terkait langkah pilot berkebangsaan Rusia yang memutuskan untuk menurunkan ketinggian pesawat dari 10.000 meter ke 6.000 meter.
Terkait izin, pihak Sukhoi, yang terbang dalam rangka promosi, telah mengantongi izin dari Kemhub, Kementerian Luar Negeri, dan TNI Angkatan Udara.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar