Diberitakan CNN, Selasa 29 Mei 2012, insiden itu terjadi pada penerbangan nomor 001 maskapai Air Canada dari Toronto menuju Tokyo pada Senin sore waktu setempat. Pesawat Boeing 777 itu mengangkut 318 penumpang dan 16 kru kapal. Akibatnya, pesawat terpaksa harus putar balik dan mendarat darurat di Toronto.
Komponen yang diduga bagian dari mesin pesawat yang rontok itu menimpa sedikitnya tiga kendaraan di daratan, merusak kaca mobil dan melubangi atap. Menurut saksi mata, benda yang jatuh berwarna hitam dan sangat panas sehingga tidak dapat dipegang.
Rontokan pesawat lainnya tercerai-berai di jalan kota Ontario. Beruntung, tidak ada korban yang tertimpa benda tersebut.
Menurut penyelidikan Dewan Keamanan Transportasi Kanada dan Canada Air, peristiwa itu terjadi akibat kerusakan salah satu mesin jet kapal. Don Enns, manajer regional Dewan Keamanan Transportasi Kanada mengatakan, matinya salah satu mesin merusak aliran udara, menyebabkan komponen turbin terlempar keluar.
"Komponen keluar dari belakang mesin dan jatuh ke bawah, menimpa mobil. Peristiwa ini jarang terjadi, terakhir puluhan tahun lalu," kata Enns sambil menambahkan bahwa teknisi tengah memeriksa kondisi mesin.
Boeing sebagai pemilik kapal mengatakan bahwa mereka siap memberikan bantuan yang diperlukan dalam investigasi. Pembuat mesin jet itu, GE, juga akan turun tangan menyelidiki penyebab rontoknya mesin. Dalam pernyataannya, GE telah mengirimkan teknisi mereka ke Toronto.
"Model mesin pesawat GE90 telah digunakan di lebih dari 1.400 pesawat dengan 30 juta jam terbang, dan tidak pernah ada kecelakaan yang diakibatkan pada kerusakan mesin," tulis pernyataan GE.
(Jurnaldunia.com - Situs Berita Online Internasional Tercepat Mengabarkan)
HOT INFO : Pasang Iklan Di Jurnaldunia.com Hanya Rp. 100 Ribu / Bulan Juga Dapat Bonus Gratis 2 Bulan Serta Iklan Anda Akan Kami Sebar Ke 50 Situs Iklan Baris
Hubungi Marketing Kami :
- Email : info@jurnaldunia.com
- HP : 085334315005 (Telp./SMS)

0 komentar:
Posting Komentar